LDII Kutim Hadiri Doa Bersama Pemkab Kutim, Berharap Pilkada 2020 Berjalan Damai dan Aman

LDII Kutim Hadiri Doa Bersama Pemkab Kutim, Berharap Pilkada 2020 Berjalan Damai dan Aman

SANGATTA – DPD LDII Kutai Timur (Kutim) menghadiri kegiatan doa bersama yang digelar oleh Pemkab Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Selasa (18/8/20). Doa bersama tersebut dilakukan dalam rangka menyambut pemilihan kepala daerah (Pikada) 2020, yang diharap bisa berjalan dengan damai dan baik.

gelaran doa bersama di ruang meranti kantor bupati kutim selasa, 18 agustus 2020

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Kemenag Kutim ini bertujuan untuk mendoakan agar Kutim tetap damai menjelang hingga selesai Pilkada serentak 2020. Sesuai jadwal, pendaftaran calon Bupati dan calon Wakil Bupati dilaksanakan pada 4 September 2020 dan pencoblosan dihelat pada 9 Desember 2020 nanti.

Ketua DPD LDII Kutim Damuri hadir pada kegiatan tersebut, didampingi Sekretaris Umum Imam Sujono Lutfi, dan Bendahara Umum Sudarman. Hadir juga Lurah Singa Geweh Supriyanto.

Damuri berharap, Pilkada Kutim 2020 dapat berjalan dengan damai dan tentram, menghasilkan pemimpin daerah yang baik.

“Kami berharap agar semoga para pemimpin yang nantinya terpilih bisa bergandengan tangan dengan LDII Kutim dalam menjaga kemaslahatan masyarakat dan khususnya umat Islam di Kutai Timur. Semoga bisa terlaksana Pilkada yang damai,” ungkap Damuri.

Doa bersama lintas agama tersebut bertema “Menuju Kutai Timur Damai”. Dihadiri Plt Bupati Kutim H Kasmidi Bulang, Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Sekda H Irawansyah, dan beberapa tokoh lintas agama dan beberapa anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kutim. Acara tersebut dipimpin KH Muhammad Ramli yang juga menjabat Ketua Dewan Masjid Indonesia Kutim.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang menyampaikan harapannya agar Kabupaten Kutim tetap dalam kondisi aman, damai dan nyaman. Bisa kondusif, sehingga pergerakan ekonomi tetap berjalan sebagaimana mestinya. Selanjutnya Pemkab Kutim juga memerlukan dukungan dalam berbagai hal. Terutama guna membenahi berbagai sektor yang masih memerlukan perhatian khusus.

“Kita harus bersyukur, meski Kutai Timur ini heterogen, tapi tetap hidup rukun dan damai. Mari bersama menjaga kebersamaan dan hidup rukun dengan baik,” ajaknya.

Daerah-daerah di Kutim ini, lanjut Kasmidi, rawan terhadap tindakan kriminal. Dikarenakan banyaknya pintu masuk narkoba dan barang terlarang lainnya. Sehingga perlu penanganan yang terpadu, antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya. Kemudian terkait musibah Pemkab Kutim yang dialami Bupati non aktif Ismunandar dan Ketua DPRD Kutim non aktif Ny Encek UR Firgasih serta beberapa Kepala OPD non aktif, dia mengajak seluruh masyarakat Kutim ikut mendoakan yang terbaik.

“Semoga diberi kemudahan, kesabaran dan kekuatan pada Bapak Ismunandar, bu Encek Firgasih dan para kepala OPD agar bisa melalui semuanya,” pungkasnya Kasmidi. (ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *