Masjid Khoirul Manshurin Jadi Tempat Penutupan Proker PDAM, Kini Air dan Listrik RT 32 Sudah Cemerlang

Masjid Khoirul Manshurin Jadi Tempat Penutupan Proker PDAM, Kini Air dan Listrik RT 32 Sudah Cemerlang

Masjid Khoirul Manshurin Jadi Tempat Penutupan Proker PDAM, Kini Air dan Listrik RT 32 Sudah Cemerlang

SANGATTA – Wilayah RT 32, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), menjadi lokasi terakhir pemasangan air bersih pada 2019. PDAM Tirta Tuah Benua berhasil menyambungkan 18.300 sambungan langganan (SL) air bersih atau 84 persen dari Kecamatan Sangatta Utara pada tahun 2019.

Halaman Masjid Khoirul Manshurin menjadi tempat penutupan program kerja (proker) 2019 oleh PDAM Tirta Tuah Benua, pada Senin (30/12/19). Muhammad Hamdan dari RT 32 Gg Manshurin II adalah warga pelanggan ke 18.300 tersebut. Dia tampak senang, karena mendapat panggilan untuk menghadiri seremonial penutupan proker yang dihadiri Bupati Kutim Ismunandar yang didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang dan jajaran Pemkab Kutim, beserta bersama Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan bersama jajarannya.

Ismunandar mengatakan, cakupan 84 persen itu sudah melampaui target pelayanan di perkotaan. Pelayanan ini akan terus digenjot hingga 100 persen.

“Kini di sekitar masjid sudah ada air dan listrik. Allhamdulilah, permukiman telah ramai dan baru saja kita membuka keran air yang ke 18.300 di Sangatta Utara,” ucap lelaki yang karib disapa Ismu itu.

Direktur PDAM Tirta Tuah Benua, Suparjan mengungkapkan, jumlah cakupan pelayanan pada 2019 ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Sebab, didukung program dan kegiatan percepatan pelayanan. Untuk 2020 nanti pelayanan akan terus ditingkatkan, targetnya paling tidak 1.000 pelanggan baru.

“PDAM Tirta Tuah Benua akan terus berusaha menyambungkan pipa hingga wilayah-wilayah yang berkembang dan belum terjangkau. Artinya di luar wilayah Sangata Utara juga tetap diperhatikan,” terang Suparjan.

Ketua RT 32 Desa Sangatta Utara, Khoirul Arifin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Mewakili ratusan warga, Khoirul mengucapkan terima kasih kepada bupati, wabup, jajaran Pemkab Kutim, serta PDAM Tirta Tuah Benua yang telah mendistribusikan air bersih sehingga bisa dinikmati masyarakat RT 32.

“Selaku tuan rumah saya sangat mengapresiasi kepemimpinan Pak Ismunandar dan Pak Kasmidi Bulang yang sangat konsen dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, berupa air bersih dan listrik. Kami masyarakat sangat merasakan dampak positifnya, dan semoga kebutuhan dasar masyarakat ini bisa diwujudkan 100 persen pemerataannya sampai ke seluruh pelosok Kutim ke depannya,” ucap Khoirul.

Penutupan proker 2019 PDAM tersebut juga dihadiri Seskab Irawansyah, Asisten Perekonomian Pembangunan Suroto, Camat Sangatta Utara M Basuni, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya, termasuk warga sekitar.

Sebelumnya, tiga tahun lalu daerah RT 32 tersebut pernah dikunjungi bupati. Saat itu, belum ada listrik bahkan air bersih. Pada akhir 2019 ini, di masa kepemimpinan Ismunandar dan Kasmidi Bulang, dengan Direktur PDAM Suparjan, lingkungan RT 32 sudah merasakan jaringan listrik PLN dan distribusi air bersih PDAM. (pri/ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *