Persinas Kutai Timur Cetak 36 Pelatih Muda Baru

SANGATTA – Pencak silat penyebarannya cukup luas, hingga kini asosiasi pencak silat sudah tersebar di 93 negara. Pemerintah Indonesia memanfaatkan momen Asian Games 2018 sebagai batu loncatan agar pencak silat dapat dipertandingkan di olimpiade.

Perguruan Silat Nasional (Persinas) ASAD sebagai salah satu perguruan silat binaan IPSI yang atletnya di akui bahkan hingga kancah internasional, tentu saja menggunakan momen ini untuk persiapan untuk mendukung langkah pemerintah tersebut.

Persinas ASAD Kutai Timur salah satunya. Untuk menjaring minat latihan yang begitu tinggi, diadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Pada awal tahun ini dilaksanakan UKT dari asisten pelatih menjadi pelatih muda. Para pelatih muda baru ini diharapkan menjadi pelatih calon atlet baru yang bercita cita luhur membawa nama baik indonesia lewat pencak silat di kancah dunia.

Acara UKT pelatih muda ini dilaksanakan di pantai teluk lombok pada tanggal 23 – 25 Februari 2019. Diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari 19 pria dan 17 wanita. Asisten pelatih yang berhasil lulus UKT akan berhak menyandang sabuk biru.

Ketua pelatih Persinas ASAD Kutai Timur Bapak Haruna menyampaikan bahwa semua peserta UKT dinyatakan lulus. Adapun filosofi sabuk warna biru melambangkan semangat belajar yang tinggi, dengan percaya diri serta dapat menjaga martabat dan mampu menguasai serta mengendalikan diri walaupun banyak tantangan, rintangan dan halangan. (omte)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *