Menggali Potensi Wisata Lokal, JRI Kutim Touring ke Teluk Lombok, Ditemani Ketua LDII

Menggali Potensi Wisata Lokal, JRI Kutim Touring ke Teluk Lombok, Ditemani Ketua LDII

SANGATTA – Journey Riders Indonesia (JRI) Chapter Kutai Timur (Kutim) dalam touring awal Februari, sudah melintas ke beberapa tempat wisata di Kutai Timur. Dalam perjalanan sehari, beragam keseruan terjadi.

Perjalanan tersebut diikuti banyak anggota JRI, bahkan Ketua DPD LDII Kutim KH Muflihun Assiddiqi SH juga terlibat dalam keseruan itu. Muflihun menyalurkan hobinya mengendarai motor.

Touring pada Selasa (5/2/2019) pukul 08.00 Wita itu, bertujuan ke Pantai Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim. Perjalanan dibimbing langsung oleh Ketua JRI Kutim Priono, bersama Muflihun dan anggota JRI lainnya.

Touring menuju Pantai Teluk Lombok, memerlukan waktu sekira 30-60 menit dari pusat kota Sangatta. Perjalanan dilanjutkan dengan makan siang bersama, ditemani menu ikan bakar.

Setelah salat dhuhur berjamaah, anggota JRI mengarah ke kebun durian yang berada di Jalan Poros Sangatta-Bontang Km 13.

Priono selaku Ketua JRI Kutim menerangkan, touring kali ini bertujuan untuk menyapa alam lokal Kutim. Tak harus jauh-jauh ke luar daerah untuk dapat menikmati wisata alam, karena Kutim merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Banyak potensi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

“Keberadaan JRI Kutim kami harapkan bisa membawa pengaruh positif supaya tidak terjerumus pada pergaulan bebas. Kami sadar, seyogyanya anak-anak muda harus diberi ruang untuk bereskpresi, dan JRI ini adalah tempat yang baik,” papar lelaki yang karib disapa Pri itu.

Kebanyakan anggota JRI chapter Kutai Timur, menurut Pri, adalah dari kalangan pekerja. Maka ketika akhir pekan maupun hari libur tanggal merah, JRI selalu mengagendakan touring dengan rute yang tidak terlalu jauh.

“Atau dalam bahasa anak mudanya gas tipis-tipis,” ucap dia.

Muflihun menyaksikan, JRI Kutim sebagai sebuah komunitas resmi yang berada di bawah Departemen Pemuda dan Olaharaga PP Senkom Mitra Polri, dibentuk atas dasar kesamaan hobi. Para anggota yang sebagian besar dari kalangan muda sama-sama menyukai riding, dengan beragam jenis kendaraan masing-masing.

Touring tersebut berakhir dengan keriangan di bawah terik matahari, di kebun durian. Perjalanan diakhiri pada sore hari sebelum azan ashar berkumandang. (didi/ray)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *